PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN REMAJA PUTRA DAN PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 PERBAUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgga.v1i1.18Keywords:
kesehatan reproduksi, penyuluhan, remaja, SMA Negeri 1 Perbaungan, edukasiAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putra dan putri di SMA Negeri 1 Perbaungan tentang kesehatan reproduksi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian media edukasi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan sikap positif peserta terhadap isu kesehatan reproduksi. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Downloads
References
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Prentice-Hall.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
Nutbeam, D. (2000). Health literacy as a public health goal: a challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259-267.
Nurhayati, D., & Fitriani, E. (2021). Tabu Budaya dalam Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 45-53.
Rahmawati, S., Putri, D., & Hidayat, R. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi di Desa Pedesaan. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 120-130.
Sari, M., Dewi, R., & Santoso, B. (2023). Tantangan Literasi Digital dalam Edukasi Kesehatan Masyarakat di Wilayah Pedesaan. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 9(1), 67-75.
World Health Organization. (2018). Adolescent Sexual and Reproductive Health. Geneva: WHO.
Yuliani, S., & Arifin, M. (2020). Peran Keluarga dalam Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 12(3), 89-97.
Wijaya, F., & Hartono, R. (2021). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 54-60.
Indah, N., & Suryani, L. (2022). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(2), 100-110.
Pratama, A., & Wulandari, S. (2019). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Remaja dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kesehatan Remaja, 3(1), 23-32.
Fitria, D., & Sari, P. (2020). Pengaruh Media Edukasi Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesehatan, 8(2), 78-86.
Susanti, N., & Lubis, H. (2024). Implementasi Program Pengabdian Kesehatan Reproduksi di Wilayah Pedesaan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 14(1), 112-119.
Safrida, H., & Wahyuni, F. (2023). Optimalisasi Peran Kader Kesehatan dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Terapan, 10(1), 88-96.
Sembiring, F.A. (2024). Tantangan dan Peluang Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Indonesia. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 11(1), 15-25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL PEGABDIAN MASYARAKAT LPPN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Abdimas agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Abdimas right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.










