Implementasi Kebijakan Stunting untuk Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Meifta Fitria Kuntary Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author
  • Endeh Suhartini Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author
  • Rusliandy Program Magister Administrasi Publik, Universitas Djuanda Bogor Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggm.v2i1.656

Keywords:

stunting, implementasi kebijakan, kesehatan masyarakat, Bogor Barat

Abstract

Stunting tetap merupakan masalah kesehatan masyarakat yang multidimensional dan penurunannya sangat ditentukan oleh efektivitas implementasi kebijakan di tingkat lokal. Studi-studi sebelumnya lebih banyak menyoroti koordinasi atau layanan, tetapi jarang menempatkan kebijakan stunting sebagai instrumen perlindungan kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan dan pencegahan stunting di Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, dengan menggunakan kerangka George C. Edward III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sejak November 2025 pada perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan terpilih. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan melalui koordinasi lintas sektor, pendampingan keluarga, dan intervensi berbasis siklus kehidupan. Namun, implementasi belum sepenuhnya optimal karena pesan kebijakan belum dipahami merata oleh keluarga, sumber daya dan kader terbatas, komitmen pelaksana bervariasi, dan koordinasi antarlembaga masih tumpang tindih. Kebaruan penelitian ini terletak pada penegasan bahwa kebijakan stunting di wilayah perkotaan bekerja sebagai sistem perlindungan kesehatan masyarakat, tetapi efektivitasnya bergantung pada sinergi kapasitas birokrasi dan partisipasi keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, P. (2022). Stunting pada anak. PT. Global Eksekutif Teknologi.

Akib, H. (2010). Implementasi kebijakan: Apa, mengapa, dan bagaimana. [PERLU DILENGKAPI].

Kementerian Kesehatan RI. (2024). SSGI 2024 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lahagu, Y. (2020). Isu-isu terkini masalah gizi. [PERLU DILENGKAPI].

Maulana, I. N. H. (2021). Implementasi kebijakan Peraturan Bupati Malang Nomor 33 Tahun 2018 tentang upaya pencegahan stunting. Tesis. [PERLU DILENGKAPI].

Ningsih, K. P. (2022). Dasar-dasar kesehatan masyarakat. Pradina Pustaka Grup.

Norman K. Denzin, & Yvonna S. Lincoln. (2011). Handbook of qualitative research. Pustaka Pelajar.

Putri, N. A. (2023). Implementasi kebijakan penurunan stunting di Kota Surabaya. Jurnal Ilmiah. [PERLU DILENGKAPI].

Shauma, N. U., & Purbaningrum, D. G. (2021). Implementasi kebijakan percepatan pencegahan stunting terintegrasi di Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmiah. [PERLU DILENGKAPI].

Subarsono. (2016). Analisis kebijakan publik: Konsep, teori, dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Tri Siswati, S. M. (2018). Stunting. Husada Mandiri.

Wiguna, A. R. (2021). Implementasi kebijakan penanggulangan stunting di Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmiah. [PERLU DILENGKAPI].

Badan Pusat Statistik Kota Bogor. (2025). Kota Bogor dalam angka 2025. [PERLU DILENGKAPI].

Dinas Kesehatan Kota Bogor. (2024). Data Bulan Penimbangan Balita Februari 2024. Dokumen internal. [PERLU DILENGKAPI].

Tim Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Bogor Barat. (2024). Laporan TPPS Kecamatan Bogor Barat Tahun 2024. Dokumen internal. [PERLU DILENGKAPI].

Published

2026-02-26

How to Cite

Implementasi Kebijakan Stunting untuk Perlindungan Kesehatan Masyarakat. (2026). Journal of Golden Generation Multidisciplinary , 2(1), 987-995. https://doi.org/10.65244/jggm.v2i1.656

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 64

You may also start an advanced similarity search for this article.