Studi Kriminologis tentang Pengaruh Trauma Masa Kecil terhadap Pembentukan Kepribadian Psikopat

Authors

  • Audia Nerevalina Purba Universitas Singaperbangsa Karawang Author
  • Taun Universitas Singaperbangsa Karawang Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggls.v2i1.67

Keywords:

Trauma, Children, Psychopaths, Antisocial, Criminology Theory

Abstract

Trauma masa kanak-kanak terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan perilaku antisosial dan kepribadian psikopat di masa dewasa. Kajian ini menelaah keterkaitan antara pengalaman traumatis awal seperti kekerasan, pengabaian, dan pelecehan dengan kecenderungan melakukan tindakan kriminal melalui lensa teori kriminologi modern, termasuk General Strain Theory (Agnew), teori temperamen (DeLisi & Vaughn), serta hasil penelitian tentang psikopati dan regulasi diri. Trauma berperan sebagai faktor “strain” yang memicu disfungsi emosional, gangguan empati, dan lemahnya kontrol impuls, yang bila tidak dimoderasi oleh ketahanan psikologis atau dukungan lingkungan, dapat berkembang menjadi pola perilaku kriminal dan sifat psikopat. Dengan demikian, pendekatan kriminologis kontemporer menekankan pentingnya intervensi dini yang berfokus pada pemulihan trauma dan penguatan kemampuan regulasi diri guna mencegah siklus kekerasan dan kejahatan yang berulang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agnew, R. (2014). General strain theory. In G. Bruinsma & D. Weisburd (Eds.),

Encyclopedia of criminology and criminal justice. Springer.

Bayliss, C. M., Miller, A. K., & Henderson, C. E. (2010). Psychopathy development and implications for early intervention. Journal of Cognitive Psychotherapy, 24(2), 71–80.

Blair, R. J. R. (2010). Neuroimaging of psychopathy and antisocial behavior: Implications for law and society. Nature Reviews Neuroscience, 11(7), 605–619.

Corine de Ruiter, Burghart, M., De Silva, R., Garcia, S. G., Mian, U., Walshe, E., & Zouharova, V. (2022). A meta-analysis of childhood maltreatment in relation to psychopathic traits. PLOS ONE, 17(8), e0272704. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0272704

DeLisi, M., & Vaughn, M. G. (2014). The effects of temperament, psychopathy, and childhood trauma among incarcerated offenders. Personality and Individual Differences, 59, 31–36.

Fahiroh, S. A. (2010). Gangguan perilaku masa anak dan masa remaja dan psikopat. Health Sciences: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(2), 5–12.

Hargreaves-Cormany, H., & Rhinerson, S. N. (n.d.). Pembelajaran sosial dan penentu lingkungan psikopati. In The SAGE encyclopedia of criminal psychology. SAGE Publications.

Hicks, B. M., Markon, K., Patrick, C. J., Krueger, R. F., & Newman, J. P. (2004). Identifying psychopathy subtypes on the basis of personality structure. Psychological Assessment.

Husnul Khotimah. (2014). Kecenderungan psikopat pada remaja di lembaga pemasyarakatan ditinjau dari kelekatan anak–orang tua. Jurnal Psikologi Tabularasa, 9(2), 109–121.

Kerig, P. K., & Becker, S. P. (2011). Posttraumatic stress symptoms are associated with the frequency of arrests and delinquency severity among detained boys. Journal of Clinical Child & Adolescent Psychology, 40(5), 765–771.

Kimonis, E. R., Fanti, K. A., Isoma, Z., & Donoghue, K. (2013). Maltreatment profiles among incarcerated boys with callous-unemotional traits. Child Maltreatment, 18(2), 108–121.

Krischer, M. K., & Sevecke, K. (2008). Early traumatization and psychopathy in female and male juvenile offenders. International Journal of Law and Psychiatry, 31(3), 253–262.

Nevid, J. S. (2010). Abnormal psychology in a changing world. Pearson Education.

Schimmenti, A., Curcio, G., Pace, U., Di Furia, L., & Caretti, V. (2014). The relationship between attachment and psychopathy. Journal of Personality Disorders, 28(5), 701–716.*

Sunardi, & Tanuwijaya, F. (2001). Tindak pidana terhadap nyawa dan badan. Lembaga Penerbitan Fakultas Hukum Unisma.

Supriyadi, T., Faedattusyahadah, S., Afita, S., Putri, A. D., & Farhan, S. (2024). Fenomena perilaku kejahatan kriminal berdasarkan gangguan psikologis. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(3), 633–643.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa. (2014). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 185.

van der Kolk, B. A., Roth, S., Pelcovitz, D., Sunday, S., & Spinazzola, J. (2005). Disorders of extreme stress: The empirical foundation of a complex adaptation to trauma. Journal of Traumatic Stress, 18(5), 389–399.

Wootton, J. M., Frick, P. J., Shelton, K. K., & Silverthorn, P. (1997). Ineffective parenting and childhood conduct problems: The moderating role of callous–unemotional traits. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 65(2), 301–308.

Published

2025-11-23

How to Cite

Studi Kriminologis tentang Pengaruh Trauma Masa Kecil terhadap Pembentukan Kepribadian Psikopat. (2025). Journal of Golden Generation Legal Science, 2(1), 01-17. https://doi.org/10.65244/jggls.v2i1.67