Analisis Determinan dan Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Sistem Respirasi Berbasis ICD-10: Studi Evaluasi di Puskesmas X Kota Malang

Authors

  • Prima Soultoni Akbar Poltekkes Kemenkes Malang Author
  • Anggi Ardhiasti Poltekkes Kemenkes Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jggh.v1i1.146

Keywords:

Akurasi Koding, JKN, Penyakit Respirasi, Analisis 5M, Puskesmas

Abstract

Validitas data klinis merupakan fondasi utama dalam keberlanjutan sistem pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penentuan kebijakan kesehatan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akurasi kode diagnosis penyakit respirasi dan faktor penyebab ketidaktepatan di Puskesmas X Kota Malang. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kuantitatif ini mengaudit 90 rekam medis yang dipilih secara acak dari periode Agustus 2025. Analisis akar masalah dilakukan menggunakan pendekatan manajemen 5M (Man, Material, Method, Management dan Money). Hasil ditemukan tingkat akurasi kode sebesar 67% dan ketidaktepatan 33%. Faktor penyebab utama meliputi defisiensi kompetensi koder, kualitas input diagnosis dokter yang rendah, ketidakpatuhan SOP, serta absennya evaluasi mutu internal dan sistem insentif. Kesimpulan penelitian ini terdapat tingkat ketidaktepatan sebesar 33% berimplikasi pada risiko finansial dan manajerial. Diperlukan intervensi melalui pelatihan spesifik dan penegakan SOP untuk optimalisasi mutu data.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPJS Kesehatan. (2023). Panduan praktis verifikasi klaim dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional. BPJS Kesehatan.

Dinas Kesehatan Kota Malang. (2023). Profil kesehatan Kota Malang tahun 2022. Dinas Kesehatan Kota Malang.

Fauziah, R., & Sugiarsi, S. (2021). Tinjauan keakuratan kode diagnosis utama pada dokumen rekam medis rawat jalan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 9(1), 15-22.

Handayani, P. W., Pinem, A. A., Azzahra, F., & Hidayanto, A. N. (2024). Barriers and facilitators in the implementation of electronic medical records in Indonesian primary health care: A systematic review. Journal of Health Informatics in Developing Countries, 18(1), 45–62.

Hariyanto, S., Wigati, P. A., & Agushybana, F. (2023). Analisis beban kerja mental petugas rekam medis menggunakan metode NASA-TLX di fasilitas kesehatan primer. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 11(1), 45-53.

Hatta, G. R. (2017). Pedoman manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan. Universitas Indonesia Press.

Herzberg, F. (1966). Work and the nature of man. World Publishing Company.

Isnaini, E., Wigati, P. A., & Agushybana, F. (2025). Pengaruh sistem penghargaan dan sanksi terhadap kepatuhan pengisian kode diagnosis di fasilitas kesehatan primer. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 13(1), 12-20.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Cetak biru transformasi digital kesehatan Indonesia 2024. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.

Kurniati, A. R., Widjaya, L., & Deharja, A. (2022). Analisis faktor penyebab ketidakakuratan kode diagnosis berdasarkan unsur manajemen di puskesmas. Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 8(2), 112-124.

Nuryati, N. (2021). Farmakologi dan terminologi medis. Kementerian Kesehatan RI.

Nuryati, N., & Indawati, L. (2021). Hubungan latar belakang pendidikan dengan akurasi kode diagnosis pasien rawat jalan berdasarkan ICD-10. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 210-218.

Pangesti, R. D., Sugiarsi, S., & Rosita, R. (2023). Analisis faktor penyebab klaim tertunda (pending claim) pasien rawat jalan BPJS Kesehatan. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1), 23-30. https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.512

Salsabila, A., & Nuraini, N. (2022). Tinjauan ketepatan kode diagnosis penyakit sistem respirasi berdasarkan ICD-10 di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 5(2), 112-119.

Syifani, A. Z., Widjaya, L., & Deharja, A. (2024). Evaluasi keakuratan kode diagnosis pada sistem informasi manajemen puskesmas berdasarkan unsur manajemen. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 12(1), 30-38.

Tsai, C. H., Wu, C. P., & Shyu, S. C. (2020). The effect of automation bias on clinical decision making: A systematic review. Journal of Healthcare Management, 65(3), 156-171.

World Health Organization. (2010). International statistical classification of diseases and related health problems (11th ed.). World Health Organization.

Published

2025-12-25

How to Cite

Analisis Determinan dan Ketepatan Kode Diagnosis Penyakit Sistem Respirasi Berbasis ICD-10: Studi Evaluasi di Puskesmas X Kota Malang. (2025). Journal of Golden Generation Health, 1(2), 29-39. https://doi.org/10.65244/jggh.v1i1.146

Similar Articles

1-10 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.