ANALISIS FAKTOR PEMICU RADIKALISME PADA REMAJA SERTA DAMPAKNYA PADA DEMOKRASI
DOI:
https://doi.org/10.65244/jgge.v1i2.56Kata Kunci:
Radikalisme Remaja, Demokrasi, Intoleransi, Media DigitalAbstrak
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor pemicu radikalisme pada remaja serta dampaknya terhadap demokrasi di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur, penelitian ini menelaah sumber dari jurnal dan buku. Hasil kajian menunjukkan bahwa radikalisme remaja dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu ideologis, psikologis (krisis identitas), sosial-budaya (diskriminasi, eksklusivitas budaya), ekonomi (ketidakadilan dan kesenjangan), serta pengaruh media digital. Fenomena ini berdampak serius pada demokrasi, antara lain terkikisnya nilai toleransi, ancaman terhadap kebebasan beragama, meningkatnya polarisasi sosial, melemahnya partisipasi politik sehat, hingga berkurangnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Penelitian ini menegaskan bahwa radikalisme remaja bukanlah masalah individu semata, melainkan persoalan kolektif yang mengancam keberlanjutan demokrasi. Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara sinergis melalui peran keluarga, pendidikan, pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan generasi muda.
Unduhan
Referensi
Arham, R. (2023). Eksplorasi dinamika Islam, radikalisme, dan demokrasi dalam masyarakat kontemporer. Journal of Islamic Education Studies (JIES). 2(1), 56-65. Pascasarjana Universitas Islam Jakarta.
Lewoleba, K. K. (2023). Kajian faktor penyebab dan upaya pencegahan radikalisme di kalangan remaja. Jurnal Ilmiah Hospitality. 12(1): 171-177.
Lubis, D & Husna, S., S. (2020). Bahaya Radikalisme terhadap Moralitas Remaja melalui Teknologi Informasi (Media Sosial). APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama. 20(1):21-34.
Marsudi, I, Ahmad, B, Subuh, I.,H, Bayu, A,Mukhzamilah, Kunjung, A, Mohammad, S, Oce,W.(2019).Menangkal Radikalisme di Kampus.Surabaya:Pusat Pembinaan Ideologi Universitas Negeri Surabaya.
Megawati. (2024). DEMOKRASI PERMUSYAWARATAN PANCASILA. Depok: PT Rajawali Buana Pusaka.
Nafsiyah, F, Khusnul, W.(2024). PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENCEGAH RADIKALISME DI KALANGAN REMAJA. Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan. 18(2): 93-104.
Rasyid, A, Rayendriani, F., L, Muhammad, W., R. H, Maulana, A., L.(2022). ETNIS NUSANTARA DALAM MENANGKAL RADIKALISME D INDONESIA. Bantul: Samudra Biru (Anggota IKAPI).
Sanjaya, A & Rahmat, D., P. (2022). Upaya Pencegahan Radikalisme Melalui Media Sosial Di Kalangan Remaja. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah. 2(1): 63-69.
Sinaga, O., dkk. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi. Medan: CV Harapan Cerdas.
Widyaningsih, R, Sumiyem, Kuntarto. (2017). KERENTANAN RADIKALISME AGAMA DI KALANGAN ANAK MUDA. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers. 1553-1562.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Journal of Golden Generation Education

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Education agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Education right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









