PENTINGNYA 100 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK DI DESA BINJAI (KERJA SAMA PUSKESMAS DESA BINJAI)

Authors

  • Dika Saraswati Universitas Deztron Indonesia Author
  • Whynda Myke Nola Manik Universitas Deztron Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgga.v1i1.26

Keywords:

promosi kesehatan, 100 hari pertama kehidupan, status gizi, Desa Binjai

Abstract

Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) adalah masa emas pertumbuhan anak, namun 100 hari pertama setelah kelahiran menjadi periode kritis yang sangat menentukan status gizi dan perkembangan optimal. Di Desa Binjai, masih ditemukan masalah gizi kurang pada balita yang dipengaruhi oleh pola asuh, pemberian ASI, dan pengetahuan orang tua tentang gizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya ibu hamil dan menyusui, mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 100 hari pertama kehidupan anak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan gizi bersama tenaga kesehatan Puskesmas Desa Binjai. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45% berdasarkan pre-test dan post-test, serta adanya komitmen ibu-ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan makanan pendamping yang bergizi. Kesimpulannya, promosi kesehatan yang terencana dan melibatkan tenaga medis setempat dapat meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, yang berkontribusi pada perbaikan status gizi anak di Desa Binjai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Pemberian Makanan Bayi dan Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

WHO. (2021). Guideline: Protecting, Promoting and Supporting Breastfeeding. Geneva: World Health Organization.

UNICEF. (2020). Breastfeeding: A Mother’s Gift, for Every Child. New York: UNICEF.

Black, R.E., Victora, C.G., Walker, S.P. (2013). Maternal and Child Undernutrition and Overweight in Low-Income and Middle-Income Countries. The Lancet, 382(9890), 427–451.

Victora, C.G., et al. (2016). Breastfeeding in the 21st Century. The Lancet, 387(10017), 475–490.

Dewey, K.G., Adu-Afarwuah, S. (2008). Systematic Review of the Efficacy and Effectiveness of Complementary Feeding Interventions in Developing Countries. Maternal & Child Nutrition, 4(S1), 24–85.

Martorell, R. (2017). Improved Nutrition in the First 1000 Days. Nestlé Nutrition Institute Workshop Series, 87, 1–12.

Bhutta, Z.A., et al. (2013). Evidence-Based Interventions for Improvement of Maternal and Child Nutrition. The Lancet, 382(9890), 452–477.

Rollins, N.C., et al. (2016). Why Invest, and What it Will Take to Improve Breastfeeding Practices? The Lancet, 387(10017), 491–504.

Hoddinott, J., et al. (2013). Adult Consequences of Growth Failure in Early Childhood. American Journal of Clinical Nutrition, 98(5), 1170–1178.

Prentice, A.M., et al. (2013). Critical Windows for Nutritional Interventions against Stunting. American Journal of Clinical Nutrition, 97(5), 911–918.

Teshome, B., et al. (2009). Magnitude and Determinants of Stunting in Children under Five Years of Age in Ethiopia. Food and Nutrition Bulletin, 30(4), 510–516.

Imdad, A., et al. (2011). Impact of Infant and Young Child Feeding Recommendations. BMC Public Health, 11(S3), S28.

Allen, L.H., et al. (2014). Nutritional Influences on Linear Growth. Nutrients, 6(9), 3514–3534.

Ruel, M.T., Alderman, H. (2013). Nutrition-Sensitive Interventions and Programmes. The Lancet, 382(9891), 536–551.

Published

2025-08-10

How to Cite

PENTINGNYA 100 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI ANAK DI DESA BINJAI (KERJA SAMA PUSKESMAS DESA BINJAI). (2025). Journal of Golden Generation Abdimas, 1(1), 43-48. https://doi.org/10.65244/jgga.v1i1.26

Similar Articles

1-10 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.