SMART DIGITAL YOUTH PELATIHAN ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN JEJAK DIGITAL BAGI PELAJAR SMK NUR IHSAN

Authors

  • Amelia Khairina Ilmi Universitas Deztron Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.65244/jgga.v1i2.231

Keywords:

etika komunikasi, digital footprint, literasi digital, pelajar, media

Abstract

Era digital menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi komunikasi dan kesadaran etis dalam mengelola informasi serta jejak digital yang ditinggalkan di ruang maya. Namun, rendahnya pemahaman pelajar mengenai etika berkomunikasi di media sosial, risiko privasi, serta dampak jangka panjang dari rekam jejak digital menimbulkan berbagai permasalahan, seperti cyberbullying, penyebaran informasi tidak valid, dan kerentanan terhadap kejahatan siber. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelajar SMK Nur Ihsan melalui pelatihan Smart Digital Youth yang berfokus pada etika komunikasi, keamanan digital, pengelolaan identitas daring, serta strategi membangun citra positif di media sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan interaktif, diskusi kelompok, dan praktik langsung pemetaan risiko jejak digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan, kesadaran etis, serta kemampuan teknis siswa dalam mengidentifikasi, mengelola, dan mencegah risiko jejak digital negatif. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dalam penggunaan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis literasi digital dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter dan kesiapan pelajar menghadapi dinamika dunia maya yang kompleks. Abstract ditulis dalam bahasa Indonesia yang berisikan tentang inti permasalahan/latar belakang, cara pemecahan maslah, dan hasil yang diperoleh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Belshaw, D. (2011). What is digital literacy? A pragmatic investigation. Durham University.

Boyd, D. (2014). It’s complicated: The social lives of networked teens. Yale University Press.

Buckingham, D. (2015). Defining digital literacy: What do young people need to know about digital media? Nordic Journal of Digital Literacy, 10(4), 21–34.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Hobbs, R. (2010). Digital and media literacy: A plan of action. Aspen Institute.

Kemendikbud RI. (2017). Peta jalan gerakan literasi digital nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Livingstone, S. (2014). Developing social media literacy: How children learn to interpret risky opportunities on social network sites. Communications, 39(3), 283–303.

Livingstone, S., & Smith, P. K. (2014). Harms experienced by child users of online and mobile technologies. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 55(6), 635–654.

Ribble, M. (2011). Digital citizenship in education. International Society for Technology in Education.

Santrock, J. W. (2018). Adolescence (16th ed.). McGraw-Hill Education.

Solove, D. J. (2007). The future of reputation: Gossip, rumor, and privacy on the Internet. Yale University Press.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO Publishing.

Willard, N. (2007). Cyberbullying and cyberthreats. Research Press.

Zuboff, S. (2019). The age of surveillance capitalism. PublicAffairs.

Published

2026-01-02

How to Cite

SMART DIGITAL YOUTH PELATIHAN ETIKA KOMUNIKASI MANAJEMEN JEJAK DIGITAL BAGI PELAJAR SMK NUR IHSAN. (2026). Journal of Golden Generation Abdimas, 1(2), 152-164. https://doi.org/10.65244/jgga.v1i2.231

Similar Articles

1-10 of 43

You may also start an advanced similarity search for this article.