Analisis Kelayakan Usaha Teknik Budidaya Rumput Laut (Gracilaria Sp) Yang Berbeda Pada Tambak Tradisional Di Desa Randusanga Kulon Kabupaten Brebes
DOI:
https://doi.org/10.65244/jggm.v1i5.523Keywords:
Udang Vanamei, Kelayakan Usaha, Intensif, Semi IntensifAbstract
Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat pesisir. Teknologi budidaya menentukan produktivitas budidaya dan kelayakan usaha budidaya yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha serta mengevaluasi teknik budidaya rumput laut (Gracilaria sp) pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pertumbuhan rumput laut metode terapung menghasilkan bobot tertinggi dibandingkan metode lepas dasar dan metode dasar. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di lokasi penelitian secara finansial layak untuk dikembangkan. Total biaya produksi per tahun berkisar antara Rp49.980.000 hingga Rp76.445.000, dengan rata-rata keuntungan yang diperoleh petani sebesar Rp24.864.000 hingga Rp53.587.000 per tahun. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) seluruh responden berada di atas 1, yakni pada kisaran 1,48 hingga 1,70, yang mengindikasikan bahwa usaha budidaya rumput laut layak dilakukan. Secara keseluruhan, usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp. pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon memiliki prospek yang baik dan dapat dijadikan sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir setempat. Penerapan metode terapung serta pengelolaan kualitas air yang optimal merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya di wilayah tersebut
Downloads
References
Biotechnology, B., R, N. R., P, N. R., Aravind, R., S, A. K., Jayakumar, R., Ambasankar, K., & Balasubramanian, C. P. (2025). Culture potential of Gracilaria salicornia in the brackishwater ecosystem: A multifaceted approach towards sustainable development goals. Blue Biotechnology.
Maulana, F. W., Minsas, S., & Safitri, I. (2023). Laju pertumbuhan rumput laut Eucheuma cottonii berdasarkan perbedaan kedalaman dengan metode keramba jaring apung di perairan Pulau Lemukutan. Jurnal Laut Khatulistiwa, 6(2), 58–70.
Mendoza-Segura, C., & Fern, E. (2023). Predicted changes in the biogeographical range of Gracilaria vermiculophylla under present and future climate scenarios.
Priono, B., Andriyanto, S., & Insan, I. (2012). Polikultur rumput laut (Gracilaria verrucosa) dengan bandeng di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Media
Akuakultur, 7(1), 26–31.
Setiowati, A. D., Isharyadi, F., Sinurat, E., Tjahyo, N., & Damayanti, E. (2024). Improving the quality of dried seaweed (Gracilaria sp.) through the implementation of Good Aquaculture Practices (GAP) in Brebes, Central Java. [Nama Jurnal], 19(3), 1019–1031.
Setyowati, S. (2005). Pengaruh berat awal yang berbeda terhadap laju pertumbuhan Gracilaria verrucosa di pertambakan Kalirejo, Kendal.
Sitompul, J. S., Susanto, A. B., & Setyati, W. A. (2022). Potensi dan strategi pengembangan budidaya rumput laut di Desa Randusanga Kulon, Brebes. Journal of Marine Research, 11(4), 641–647.
Soekartawi (1995). Analisis usaha tani. Jakarta : Universitas Indonesia (UI Press).
Soekartawi. (2002). Analisis usahatani. UI-Press.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian manajemen (Edisi ke-4). Alfabeta.
Sultana, F., & Wahab, A. (2023). Seaweed farming for food and nutritional security, climate change mitigation and adaptation, and women empowerment: A review. Aquaculture and Fisheries, 8(5), 463–480.
Tambunan, G. G., et al. (2024). Analisis daya saing ekspor rumput laut Indonesia ke China dan Korea Selatan. Pusat Publikasi Ilmu Manajemen, 2(3), 31–41.
Utomo, S. R., Rantung, S. V., Sondakh, S. J., Andaki, J. A., & Karung, L. K. (2022). Analisis kelayakan usaha budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei): Studi kasus di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bitung. AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan, 10(1), 82–93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Golden Generation Multidisciplinary

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Golden Generation Multidisciplinary agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Journal of Golden Generation Multidisciplinary right of first publication with the work simultaneously This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or edit it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









